2 Januari: 12 kasus impor, 1 kasus transmisi lokal
3 Januari: 5 kasus impor, 7 kasus transmisi lokal
Baca Juga:
Junta Militer Myanmar Umumkan Gencatan Senjata Sementara Pascagempa Mematikan
4 Januari: 90 kasus impor
7 Januari: 32 kasus impor, 28 transmisi lokal
8 Januari: 9 kasus impor, 13 transmisi lokal
Baca Juga:
Indonesia Siap Mitigasi Dampak Negatif Tarif Impor AS Terhadap Produk Buatan Indonesia
9 Januari: 70 kasus impor, 5 transmisi lokal
Dwi Oktavia meminta agar masyarakat selalu waspada terhadap penyebaran Covid-19, termasuk varian Omicron.
Selain Omicron dikenal lebih cepat menular, Dwi mengatakan, puluhan penyebaran transmisi lokal membuat varian tersebut semakin berbahaya.