Keberadaaan merek perusahaan bir menarik untuk dicermati, karena terlepas dari penyelenggaran Formula E, Pemprov DKI Jakarta sendiri akan menjual saham perusahaan bir.
Alasan kesehatan dan finansial konon menjadi pemicu rencana penjualan saham bir tersebut.
Baca Juga:
Indonesia Siap Mitigasi Dampak Negatif Tarif Impor AS Terhadap Produk Buatan Indonesia
Selain itu, penjualan saham bir juga telah tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJMD) 2017-2022.
Namun setelah melalui perencanaan jangka panjang, kini justru perusahaan bir menjadi sponsor salah satu ajang balap yang menjadi andalan Gubernur Anies Baswedan. Tentu ini menjadi kontroversi.
Dalam catatan Bisnis, mayoritas merek yang menjadi sponsor Formula E berasal dari perusahaan multinasional.
Baca Juga:
Kemlu RI Respon Kebijakan Tarif Baru Trump, Dampak Signifikan Bagi Ekspor
Beberapa di antaranya yakni ABB, sekaligus penyelanggara acara. Ini merupakan perusahaan multinasional yang berkantor di pusat Zurich.
Kemudian, sponsor global ada perusahaan keuangan asal Inggris, Julis Baer.
Sementara itu, mitra teknis yakni Michelin yang merupakan produsen ban asal Perancis.