Saat ZF mengadu, MBR mengaku belum mengetahui pasti tanggal dan bulan perbuatan keji yang dilakukan K alias Tebet.
Namun, yang diingat dari cerita putrinya bahwa pencabulan dan persetubuhan terjadi pada sore hari, tepat saat warga sholat maghrib.
Baca Juga:
PLN dan Pemkot Jakarta Barat Perkuat Koordinasi Percepatan Penanganan Kelistrikan Fasilitas Publik
"Kalau pencabulan di depan rumah, di saat menjelang maghrib kan sepi. Kalau melakukan persetubhan itu di dalam kontrakan saya," kata MBR.
MBR menambahkan, pelaku diduga melakukan persetubuhan terhadap ZF itu lebih dari satu kali.
Terakhir kali perbuatan itu dilakukan sebelum ZF cerita ke orangtuanya pada Jumat (21/1/2022).
Baca Juga:
Peringatan Hari Bhayangkara Ke- 80,Personel Berprestasi Dapat Penghargaan Dari Bupati Karo
"Pelaku melakukan tidak sekali, dua kali, tapi sering," kata MBR.
Perbuatan cabul K alias Tebet juga dialami oleh rekan ZF.
Namun, MBR masih ingin memastikan cerita anaknya itu ke orangtua teman yang diduga menjadi korban.