"Kata anak saya ada dua orang korbannya," kata MBR.
Adapun aksi persetubuhan yang dialami ZF membuatnya mengalami trauma.
Baca Juga:
35 Sekolah Meriahkan Pawai Lampion HUT ke-81 RI di Alun-Alun Sumedang
Kini ZF kerap merasakan takut apabila bertemu laki-laki dewasa yang tak dikenal.
"Iya sekarang kadang ingat, kadang tidak (soal kejadian). Kalau lihat laki-laki dewasa yang tidak dikenal dia pasti takut," ujar MBR.
MBR mengatakan, anaknya belum mendapatkan proses penyembuhan pasca pencabulan yang dialami.
Baca Juga:
DPR Dorong Kewarganegaraan Ganda Terbatas untuk Tarik Pulang Talenta Indonesia
Menurut MBR, ZF masih dapat bermain. Hanya saja, anak tersebut kerap ketakutan apabila melihat sosok laki-laki dewasa.
"Belum ada penanganan psikologis. Kalau main masih mau, tapi kalau lihat laki-laki asing dia takut," bebernya.
Sementara itu, Kasat Reskirm Polres Jakarta Selatan, AKBP Ridwan Soplanit mengatakan, saat ini penyidik tengah memburu pelaku.