Sebelum bertolak melakukan perjalanan ke Afrika, Vatikan menjelaskan Paus Leo akan lebih dahulu mengunjungi Monako selama satu hari pada 28 Maret.
Ia akan mengunjungi kerajaan kecil ke kawasan Riviera Prancis tersebut, yang menjadi momentum kunjungan kepausan pertama ke negara kota tersebut di zaman modern.
Baca Juga:
Menteri Agama Ingatkan Deklarasi Istiqlal - Vatikan dalam Seminar Moderasi Beragama
Kerajaan atas nama Pangeran Albert II dan Putri Charlene dalam pernyataanya menyebutkan, kunjungan Paus Leo akan menjadi “momen bersejarah bagi Monako dan menjadi tanda harapan yang kuat, dalam semangat dialog, perdamaian, dan tanggung jawab bersama.”
Situs web Vatican News mengatakan Paus Leo dijadwalkan akan mengunjungi Spanyol dari tanggal 6-12 Juni.
Ia akan lebih dahulu mengunjungi ibu kota Spanyol, Madrid, kemudian melakukan perjalanan ke Barcelona, di mana ia akan meresmikan menara terbaru dan tertinggi dari Basilika Sagrada Familia.
Baca Juga:
Paus Leo XIV Ajak Media Menjadi Penabur Damai dan Penebar Kasih
Kunjungan ini menandai 100 tahun sejak kematian arsitek Catalan-nya, Antoni Gaudi, yang dinyatakan sebagai "yang terhormat" oleh Gereja Katolik pada tahun 2025, langkah pertama menuju kesucian.
Paus Leo kemudian akan melakukan perjalanan ke Kepulauan Canary, sebuah kepulauan Spanyol di lepas pantai Afrika Barat, titik kunci dalam rute migrasi ke Eropa.
Kepala Gereja Katolik yang memimpin 1,4 miliar umat Katolik di dunia diketahui vokal membela migran pada Mei 2025, sebuah isu yang juga diperhatikan pendahulunya, Paus Fransiskus.