Menurutnya, persoalan sampah merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, keberhasilan A-Green menjadi contoh nyata bagaimana masyarakat dapat berperan aktif menghadirkan solusi lingkungan melalui pengelolaan sampah dan penghijauan.
Apresiasi juga disampaikan Kepala Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Barat Aldi Jansen.
Baca Juga:
Forum Jurnalis Jakarta Barat Sembelih 5 Ekor Kambing Rayakan Iduladha 1447 H
Ia berharap A-Green semakin solid dan mampu memperkuat perannya sebagai komunitas pelopor pengelolaan lingkungan berbasis masyarakat.
“A-Green bisa menjadi pionir dan contoh bagi komunitas lainnya. Pengelolaan lingkungan hidup bukan hanya menjadi tugas pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat,” ujarnya.
Aldi juga mendukung usulan RW 09 agar A-Green diajukan sebagai kandidat Program Kampung Iklim (Proklim) Lestari 2026 mewakili Jakarta Barat. Program tersebut merupakan penghargaan tertinggi dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan bagi wilayah yang dinilai berhasil menjalankan adaptasi dan mitigasi perubahan iklim secara berkelanjutan.
Baca Juga:
Puncak HUT ke-9 A-Green Sekaligus Pengumuman Pemenang Lomba dan Kompetisi Digelar 1 Juni 2026
Ketua RW 09 Meruya Utara, drh. Hj. Sri Setiawaty, mengungkapkan bahwa program pemilahan sampah telah berjalan secara rutin di wilayahnya melalui berbagai kegiatan edukasi kepada warga.
Ia menegaskan bahwa masyarakat memberikan dukungan penuh terhadap berbagai program yang dijalankan A-Green.
Selain itu, kerukunan antarwarga yang terdiri dari berbagai latar belakang agama dan budaya menjadi modal penting dalam menjaga keberlangsungan komunitas tersebut.