JAKARTA.WAHANANEWS.CO – Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Barat terus berupaya mengatasi pengelolaan sampah di wilayahnya.
Sejumlah upaya pun dilakukan untuk mengelola sampah di sumbernya seperti optimalisasi mesin pemilah sampah sehingga sampah yang dihasilkan lebih mudah untuk diolah sesuai hasil pemilahan.
Baca Juga:
Wabup Toba Sampaikan Hasil Workshop Pengolahan Sampah di Jepang
Juga upaya menggiatkan Strategi Sedekah Sampah.
Kepala Suku Dinas Lingkungan Hidup (Kasudin LH) Jakarta Barat Achmad Hariadi mengatakan sehubungan banyaknya timbulan sampah di tempat pembuangan sementara (TPS) akibat terbatasnya armada yang saat ini sedang dilakukan servis, pihaknya segera melakukan langkah-langkah cepat untuk mengantisipasi hal tersebut.
“Diperlukan langkah-langkah cepat, salah satu diantaranya menghadirkan teknologi mesin pemilah sampah di sumber masalah tersebut,” kata Achmad Hariadi di Cengkareng, Jakarta Barat, Rabu (28/5/2025).
Baca Juga:
TPA Cipeucang Ditutup, Tangsel Rogoh Rp90 Juta per Hari untuk Buang Sampah ke Cileungsi
Menurut Hariadi, teknologi mesin pemilah sampah ini memiliki kendala di pengadaan listrik 3 phase sekitar 6.500 watt.
“Kendalanya adalah listrik 3 phase sekitar 6.500 watt,” jelasnya.
Solusinya, Sudin LH berkolaborasi dengan Suku Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi (Sudin Nakertansgi) untuk dukungan genset yang dapat mensupport listrik mesin pemilah sampah tersebut.